Inggris Online
Inggris Online
728x90.id

Begini cara bagaimana memahami penggunaan 'wish' dan 'if only' di kalimat bahasa Inggris







Begini cara bagaimana memahami penggunaan 'wish' dan 'if only' di kalimat bahasa Inggris




Apakah Anda tahu bagaimana menggunakan kata wish (keinginan) dan if only (jika hanya) di bahasa Inggris untuk membicarakan hal-hal yang ingin Anda ubah?

Ada tiga jenis kalimat I wish / if only yang berbeda:

  • Wish, menginginkan perubahan untuk masa sekarang (menggunakan bentuk present) atau masa depan (future) dengan bentuk simple past.
  • Menyatakan penyesalan (regret) dengan bentuk past perfect.
  • Menyatakan complaint (keluhan) dengan bentuk will (akan) + verb (kata kerja).
Perhatikan contoh berikut bagaimana kata wish dan if only digunakan :

  • That guy is so annoying! I wish he'd stop talking. Orang itu sangat menyebalkan! Aku berharap dia berhenti bicara.
  • I wish I lived closer to my family. Saya berharap saya tinggal lebih dekat dengan keluarga saya.
  • If only I hadn't lost her phone number. She must think I'm so rude for not calling her. Andai saja aku tidak kehilangan nomor teleponnya. Dia pasti berpikir aku sangat kasar karena tidak meneleponnya.
  • I wish they wouldn't park their car in front of my house. Saya berharap mereka tidak akan memarkir mobil mereka di depan rumah saya.
Kita menggunakan kata wish dan if only untuk berbicara tentang hal-hal yang kita inginkan berbeda baik di masa sekarang atau masa lalu. Kata If only biasanya sedikit lebih kuat dari kata wish.

Penggunaan dalam bentuk sekarang ( in the present time ) 

  • I wish you didn't live so far away. Saya berharap Anda tidak tinggal begitu jauh.
  • If only we knew what to do. Andai saja kita tahu apa yang harus dilakukan.
  • He wishes he could afford a holiday. Dia berharap dia bisa membeli liburan.

Penggunaan dalam bentuk masa lalu ( in the past time ) 

  • They wish they hadn't eaten so much chocolate. They're feeling very sick now. Mereka berharap mereka tidak makan begitu banyak cokelat. Mereka merasa sangat sakit sekarang.
  • If only I'd studied harder when I was at school. Andai saja aku belajar lebih giat saat di sekolah.
  • If only I knew how to use a computer. Andai saja aku tahu cara menggunakan komputer.

Mengekspresikan kekesalan/keluhan


Kita bisa menggunakan wish + would(n't) untuk menunjukkan bahwa kita kesal dengan apa yang dilakukan atau tidak dilakukan seseorang atau sesuatu. Kita sering merasa bahwa mereka tidak mungkin atau tidak mau berubah.

  • I wish you wouldn't borrow my clothes without asking. Saya berharap Anda tidak akan meminjam pakaian saya tanpa meminta.
  • I wish it would rain. The garden really needs some water. Saya berharap itu akan hujan. Taman sangat membutuhkan air.
  • She wished he'd work less. They never spend any time together. Dia berharap dia akan bekerja lebih sedikit. Mereka tidak pernah menghabiskan waktu bersama.
  • I wish you wouldn't arrive so late all the time. Saya berharap Anda tidak akan datang begitu terlambat sepanjang waktu

Bentuk klausa bersyarat

Kita dapat menggunakan "wish" dan "If only" untuk menggambarkan kondisi yang dibayangkan atau tidak mungkin di masa lalu atau sekarang diikuti oleh klausa utama yang menggambarkan hasil yang dibayangkan.

"If only I didn't have a headache, I would/could go to the party tonight." 

"Kalau saja saya tidak sakit kepala, saya akan/bisa pergi ke pesta malam ini."

"I wish I didn't have a headache, then I would/could go to the party tonight."

"Saya berharap saya tidak sakit kepala, maka saya akan/bisa pergi ke pesta malam ini."

"If only I'd taken the train, I would have arrived at the destination by now."

"Kalau saja saya naik kereta, saya pasti sudah sampai di tempat tujuan sekarang."

"I wish I'd taken the train; I would have arrived at the destination by now."

"Saya berharap saya naik kereta; saya akan tiba di tujuan sekarang."




Artikel lainnya:

    Posting Komentar

    0 Komentar

    Rekomendasi Novel Menarik
    Atomic Habits
    Atomic Habits, Cara Mudah dan Terbukti untuk Membentuk Kebiasaan Baik dan Menghilangkan Kebiasaan Buruk. Orang berpikir bahwa jika Anda ingin mengubah hidup Anda, Anda harus berpikir besar. Tetapi pakar kebiasaan terkenal di dunia James Clear datang dengan metode yang berbeda. Dia tahu bahwa perubahan nyata datang dari dampak gabungan dari ratusan keputusan kecil – melakukan dua push-up sehari, bangun lima menit lebih awal, menahan sebentar dorongan untuk menelepon. Dia menyebut semua ini dengan atomic habits.

    Info Page

    Info Page
    Review Novel